Just Ordinary, Not Girl, Not Yet Woman

My life is wonderful, thank you Allah



Pengertian Organisasi

Pengertian tentang organisasi banyak dirumuskan oleh sosiolog. Karena itulah tidak ada penyeragaman yang utuh untuk memaknai dengan tepat tentang apa yang dimaksud dengan organisasi.
·    Menurut Schein memaknai organisasi sebagai suatu koordinasi rasional kegiatan sejumlah orang untuk mencapai beberapa tujuan umum melalui pembagian pekerjaan dan fungsi melalui tanggung jawab. 
·    Menurut Kochler, organisasi merupakan sistem hubungan yang terstruktur yang menkoordinasi usaha suatu kelompok orang dalam mencapai tujuan tertentu.
·    Menurut Wright mengatakan bahwa organisasi adalah suatu bentuk sistem terbuka dari aktifitas yang dikoordinasi oleh dua orang atau lebih untuk mencapai satu tujuan bersama.

Sebenarnya tidak ada perbedaan yang mencolok dalam pendefinisian organisasi oleh tiga pengamat tersebut. Rumusan yang ditampilkan oleh ketiga pengamat tersebut memang terlihat berbeda saat kita membaca sekilas akan tetapi memiliki inti perumusan yang sama yaitu bahwa organisasi merupakan suatu sistem dalam mengkoordinasi aktivitas dan mencapai tujuan bersama yaitu tujuan yang bersifat umum.
Sedangkan istilah metode berarti suatu tata kerja yang dapat mencapai tujuan secara efisien.
Jadi pengertian organisasi dan metode adalah sekelompok manusia yang bekerja sama untuk mencapai tujuan secara efisien. Dan tidak mungkin manusia dapat mengerjakan semua itu seorang diri, karena manusia adalah makhluk individu sekaligus makhluk social. Dibawah ini saya akan menjelaskan secara singkat bagaimana pembentukan suatu organisasi serta dasar-dasar pembentukan organisasi secara umum

Istilah metode :
Berarti suatu tata kerja yang dapat mencapai tujuan secara efisien.
Pengertian organisasi dan metode secara lengkap adalah :
Rangkaian proses kegiatan yang harus dilakukan untuk meningkatkan kegunaan segala sumber dan faktor yang menentukan bagi berhasilnya proses manajemen terutama dengan memperhatikan fungsi dan dinamika organisasi atau birokrasi dalam rangka mencapai tujuan yang sah ditetapkan.

 1. Dasar Pembentukan Organisasi Secara Umum

Yang menjadi dasar bagi pembentukan organisasi pada dasarnya adalah karena manusia adalah makhluk sosial yang dalam konteks ini adalah homo socius . Fakta tersebut adalah sebuah sifat kodrati. Manusia tidak mungkin dapat hidup seorang diri, lepas dari masyarakat, kelompok maupun kehidupan bersama komunitasnya. Manusia adalah makhluk yang berfikir dan dapat berkembang. Setiap manusia memiliki naluri untuk hidup bermasyarakat. Untuk mmemenuhi berbagai macam kebutuhan tersebut maka manusia harus melakukan kerjasama karena dia tidak akan mampu memenuhi kebutuhan dirinya sendiri. Di situlah tingkat keterbatasan manusia yang merupakan cerminan bahwa manusia memerlukan kerjasama dan wadah itu terdapat dalam organisasi.

2. Dasar-Dasar Organisasi Secara Umum

Dalam perkembangannya, organisasi telah menjadi semakin modern dan kompleks dengan segala kompleksitas permasalahan yang ada di dalamnya. Mulai dari beberapa faktor yang mempengaruhinya hingga membutuhkan perhatian tersendiri dari pelaku organisasi itu sendiri. Pelaku organisasi dituntut untuk dapat menghadapi masalah dengan arif dan bijaksana. Untuk mengetahui lebih jauh tentang organisasi dan yang akan berkecimpung di dalamnya maka sudah sewajarnya jika kita mengetahui tentang ilmu-ilmu yang akan kita jadikan sebagai rujukan dalam menjalankan roda organisasi kelak. Baik itu organisasi dalam ruang lingkup kecil maupun organisasi sekaliber kabinet maupun beberapa lembaga tinggi negara. Dalam hal ini yang pertama kali harus kita ketahui adalah mengenai ilmu-ilmu keorganisasian. Sebelum melangkah lebih jauh maka yang harus kita ketahui adalah tentang apa yang dimaksud dengan ilmu organisasi. Yang dimaksud dengan ilmu organisasi adalah sekelompok pengetahuan yang disusun secara teratur sdan sistematis berdasarkan pada satu prinsip atau azaz-azaz kebenaran yang berlaku umum dan dipelajari secara terus menerus. Ilmu organisasi juga dapat diartikan sebagai kelompok pengetahuan yang mempunyai objek atau sasaran organisasi.

 Teori Organisasi
1. Teori Organisasi Klasik (Teori Tradisional)
Teori klasik (classical theory) berisi konsep-konsep tentang organisasi mulai tahun 1800 (abad 19). Secara umum digambarkan oelh para teoritisi klasik sebagai sangat desentralisasi dan tugas-tugasnya terspesialisasi, serta memberikan petunjuk mekanistik structural yang kaku tidak mengandung kreativitas.
a. Teori Birokrasi
Teori ini dikemukakan oleh Max Weber dalam bukunya “The Protestant Ethic and Spirit of Capitalism. Kata birokrasi mula-mula berasal dari kata legal-rasional. Organisasi itu legal, karena wewenangnya berasal dari seperangkat aturan prosedur dan peranan yang dirumuskan secara jelas, dan organisasi disebut rasional dalam hal penetapan tujuan dan perancangan organisasi untuk mencapai tujuan tersebut.
b. Teori Administrasi
Teori ini sebagian besar dikembangkan atas dasar sumbangan Henri Fayol dan Lyndall Urwick dari Eropa serta Mooney dan Reily dari Amerika.
Henry Fayol industrialis dari Perancis, pada tahun 1841-1925 mengemukakan dan membahas 14 kaidah manajemen yang menjadi dasar perkembangan teori administrasi adalah :
- Pembagian kerja (division of work)
- Wewenang dan tanggung jawab (authorityand responsibility)
- Disiplin (discipline)
- Kesatuan perintah (unity of command)
- Kesatuan pengarahan (unity of direction)
- Mendahulukan kepentingan umum daraipada pribadi
- Balas jasa (remuneration of personnel)
- Sentralisasi (centralization)
- Rantai scalar (scalar chain)
- Aturan (oreder)
- Keadilan (equity)
- Kelanggengan personalia (stability of tenure of personnel)
- Inisiatif (initiative)
- Semangat korps (spirit de corps)
MACAM ORGANISASI DARI SEGI TUJUAN DAN LUAS WILAYAHNYA
ORGANISASI NIAGA
Organisasi yang tujuan utamanya mencari keuntungan.
Macam-macamnya yaitu :
Perseroan Terbatas (PT)
Perseroan Komanditer (CV)
Firma (FA)
Koperasi
Join ventura
Holding Company
2. Organisasi sosial dan organisasi kemasyarakatan.
Organisasi yang dibentuk oleh anggota masyarakat.
Jalur pembentukannya :
Jalur Keagamaan
Jalur Profesi
Jalur Kepemudaan
Jalur Kemahasiswaan
Jalur Kepartaian & Kekaryaan
Organisasi Regional dan internasional.
Organisasi regional adalah organisasi yang luas wilayahnya meliputi beberapa negara tertentu saja.
Organisasi internasional adalah organisasi yang anggota-anggotanya meliputi negara di dunia.

0 komentar:

Posting Komentar